Thursday, March 31, 2005

the peak

the peak...mendengar dari namanya kita seharusnya bisa membayangkan sebuah tempat yang beraada di puncak (the peak) dengan atmosfir yang "peak" jg yang bisa membangkitkan "peak" performance kita...
the peak sendiri adalah sebuah restoran yang terletak di sebuah kompleks di puncak daerah bandung...yang kira2x memakan waktu sekitar 30-40 menit dari terusan pasteur menuju arah lembang...bicara mengenai the peak biar gw jelasin sedikit pengalaman sewaktu perjalanan ke restoran yang memiliki private room untuk dinner ini,begini nih ceritanya....dalam perjalanan kesana yang disertai dengan hujan rintik-rintik yang membuat malam semakin menyeramkan itu ternyata the peak tidak membuat papan petunjuk yang cukup banyak dan terarah untuk membuat calon tamu-tamu mereka tidak tersesat...salah satu yang akhirnya tersesat itu adalah GW sendiri...setelah berputar-putar dan tanya sana sini akhirnya gw menemukan the peak yang didalam kompleksnya ada tempat baru yang dinamakan "panoramic stairs" yang berslogan siapa bilang tangga tidak bisa bicara?"(btw salah kali yue...yang jelas gw lupa slogannya apa). the peak sendiri letaknya tidak begitu jauh dari kampoeng daun sehingga udara yang dirasakan cukup segar sekitar 20 derajat kalo di ac 2 PK, cukup dueeeiingin...
nah,syukurnya sewaktu dinner disitu..gw milih di lantai 2 dengan alasan pengen dinner dengan atmosfir yang tidak begitu berisik( pas gw pegi lumayan rame and ada live musik) dan pemandangan yang bisa melihat warna warni kota bandung di malam hari....dan ternyata suasananya cukup enak...alunan suara penyanyi terdengar samar-samar namun merdu...apalagi lagu-lagu yang dibawakan cukup akrab di telinga gue...akhirnya pelayannya menyodorkan list menu yang terdiri dari menu makanan dan menu minuman. Pilihan menunya sendiri cukup banyak dan juga pilihan minumannya cukup beragam,mulai dari teh sampai anggur / wine dan satu catatan penting...HARGAnya lumayan diatas rata-rata...untuk itu gw memesan nasi bali 32.000++ dan chicken Cordon Blue 48500 ++ dan minumannya tea pot seharga 21.000++ .
Nasi balinya sih agak mengecewakan,nasi-nya dibikin ala tumpeng and ada sambel,ada ayang yang kurus 1 potong,tempe,kacang pancang,telur cabe...sedangkan chicken cordon blue-nya disajikan dengan kentang goreng bersauskan bbq sedangkan chicken cordon blue yang keju-nya biasa-nya disajikan dalam dagingnya beserta daging asap,kali ini disajikan dengan menaburkan keju parut diatas chickennya dan cukup standard meski porsinya yah lumayan...
namun kayaknya nilai plus dari restoran ini adalah suasananya yang cukup romantis untuk dinner dan suasana yang cukup cozy...gw sendiri terkesan dengan toiletnya yang dibuat bernuansa belanda china,bahkan di kloset wanita ada kursi kayu ala china lengkap dengan meja...(ups gw ga masuk lho,ngintip doang:p) dan juga penyanyinya yang kualitasnya cukup lumayan..juga di panoramic stairs,....yakni dimana kita bisa makan di tangga-tangga...karena di sekitar tangga dibuat meja makan dari batu yang posisinya cukup enak,bahkan ada tempat buat nongkrong di api untuk menghangatkan badan,karena disitu agak lebih "terbuka" namun kita bisa mendapat suasana yang lebih segar....akhrnya setelah kenyang dan menggendutkan perut dan mengkuruskan isi dompet....daku pulang....dan pulang sempet singgah ke sebuah tempat jual pernak-pernik yang deket situ namanya "BAGUS HOUSE" ....kemudian yah pulang deh....untuk yang ke bandung sempetin aja ke tempat ini...lumayan bagus kok :*** apalagi tol udah mo di pake tuh jhadi tinggal 2.5jam ke bandung dari jkt ....c u

0 Comments:

Post a Comment

<< Home